Tentang Kelas
Teknik Menjahit Serit adalah teknik membuat kerutan atau serutan pada kain dengan cara menarik benang jahit sehingga menghasilkan efek lipatan yang rapi dan dekoratif. Dalam materi ini, peserta akan mempelajari proses pembuatan serit, pengaturan jarak dan kerapatan kerutan, hingga penerapannya pada busana untuk memberikan detail yang menarik dan memperindah desain pakaian.
Target dan Sasaran Siswa
Target Peserta
-
Siswa/mahasiswa di bidang tata busana atau yang tertarik dengan bisnis fashion. -
Pelaku UMKM di sektor fashion yang ingin mengembangkan usahanya secara digital. -
Masyarakat umum yang memiliki minat dalam technopreneur fashion.
Sasaran Siswa
-
Siswa/mahasiswa di bidang tata busana atau yang tertarik dengan bisnis fashion. -
Pelaku UMKM di sektor fashion yang ingin mengembangkan usahanya secara digital. -
Masyarakat umum yang memiliki minat dalam technopreneur fashion.
Tujuan Umum dan Khusus Pelatihan
Tujuan Umum
Membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan di bidang technopreneurship fashion agar mampu menciptakan, mengembangkan, dan memasarkan produk fashion secara inovatif dan berbasis teknologi.
Tujuan Khusus
• Memahami konsep dasar technopreneurship dan penerapannya di industri fashion.
• Mampu menganalisis tren pasar dan kebutuhan konsumen dalam bidang fashion.
• Menguasai keterampilan desain digital menggunakan perangkat lunak khusus fashion.
• Menyusun strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan bisnis fashion.
• Menerapkan prinsip manajemen keuangan dalam menjalankan bisnis fashion.
• Mengembangkan produk fashion inovatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
• Meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi dalam pengembangan bisnis fashion.
• Menyusun dan mempresentasikan rencana bisnis fashion berbasis teknologi.
Silabus
1. Pengenalan Technopreneur
2. Studi Tren dan Analisis Pasar
3. Desain Produk Fashion Berbasis Digital
4. Branding dan Pemasaran Digital
5. Manajemen Keuangan Usaha Fashion
6. Studi Kasus dan Simulasi Bisnis
9. Praktikum dan Studi Kasus
Metode Ajar
Kami menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) melalui:
• Kelas Teori: Ceramah interaktif (online/offline), diskusi kelompok, studi kasus industri fashion.
• Praktikum: Workshop desain digital (contoh: menggunakan CLO 3D atau Adobe Illustrator), simulasi pemasaran melalui media sosial dan e-commerce, proyek akhir berupa pembuatan brand fashion mini.
Fasilitas Pengajaran
• Platform pembelajaran online (Learning Management System).
• Ruang praktik desain dan produksi.
• Akses ke perangkat lunak desain fashion.
• Materi ajar digital (modul interaktif dan video tutorial).
Peralatan Belajar Siswa
• Platform pembelajaran online (Learning Management System).
• Ruang praktik desain dan produksi.
• Akses ke perangkat lunak desain fashion.
• Materi ajar digital (modul interaktif dan video tutorial).


